Rabu, 13 Juli 2022

Sistem Informasi Manajemen Sumber Daya Manusia (Studi Kasus PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk)

Seiring dengan berkembangnya zaman, ilmu tentang manajemen juga berkembang. Di sisi lain, ilmu mengenai Sumber Daya Manusia (SDM) juga tidak dapat menolak untuk mengikuti arusnya.  Yang mana sebelum adanya komputerisasi, semua dilakukan dengan secara manual, baik itu dengan tulis tangan ataupun secara lisan secara langsung antar individu. Maka dari itu, pada studi kasus kali ini saya akan menyampaikan berkembangnya sistem informasi manajemen mengenai sumber daya manusia yang terjadi pada PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

Agar tidak menyimpang jauh dari permasalahan, maka tugas ini mempunyai batasan masalah sebagai berikut:

1. Studi kasus terjadi pada lingkup kantor section Central Dispatch di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk.

2. Informasi data kepegawaian yang saya lampirkan adalah data untuk pengajuan cuti.

Berikut ini adalah flowchart pengajuan cuti sebelum adanya perkembangan sistem informasi:

 

Pada flowchart di atas, kita dapat melihat bahwa pada masa sebelum berkembangnya sistem informasi, pengajuan cuti melalui tahapan yang begitu banyak, sedangkan pengajuan cuti biasanya membutuhkan proses yang memakan waktu yang relatif singkat dan cepat.


Berikut ini adalah flowchart pengajuan cuti yang sudah mengikuti perkembangan sistem informasi dan komputerisasi:

Dari flowchart yang sudah dikomputerisasi dan sudah mengikuti perkembangan sistem informasi, dapat dilihat bahwa kemudahan dan kecepatan pengajuan cuti sangat jauh berbeda dengan yang sebelumnya, dan pengajuan cuti hanya perlu dilakukan dengan sistem yang sudah tersedia tanpa perlu berkomunikasi secara langsung dengan atasan.


Kesimpulan

Dengan melihat kedua hasil flowchart di atas, saya dapat menyimpulkan bahwa mengikuti perkembangan sistem informasi yang semakin modern adalah suatu hal yang positif bagi kantor di tempat saya bekerja dan dapat memudahkan semua orang terutama dalam segi sumber daya manusia. Akan tetapi, perkembangan sistem informasi juga tetap perlu dilakukan pemeliharaan sistem, yang mana kita tidak akan tahu ke depannya akan terjadi masalah apa terhadap sistem yang sudah berjalan.